oleh

Salep Jerawat Yang Mengandung Benzoyl Peroxide

Salep Jerawat Yang Mengandung Benzoyl PeroxideSalep Jerawat Yang Mengandung Benzoyl Peroxide – Timbulnya jerawat di wajah tentu sangat mengganggu. Selain menyebab rasa sakit, munculnya jerawat juga bisa menurunkan rasa percaya diri serta mengganggu penampilan. Untungnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membasmi jerawat, salah satunya adalah dengan menggunakan salep jerawat. Salep jerawat merupakan obat luar yang cara menggunakannya bisa langsung di oleskan ke area kulit yang berjerawat.

Salep jerawat banyak yang dijual bebas baik di toko obat atau di toko online dan ada juga yang wajib dibeli dengan menggunakan resep dokter. Beberapa jenis salep untuk jerawat memiliki cara kerja dan kandungan bahan aktif yang berbeda-beda. Lalu, apa saja jenis bahan aktif dalam salep jerawat yang ampuh meredakan kondisi jerawat Anda?. Dalam tulisan ini kita akan membahas lebih spesifik bahan aktif khusus untuk jerawat.

Salep Jerawat Yang Mengandung Benzoyl Peroxide

Obat jerawat oles atau salep jerawat bisa menjadi salah satu alternatif buat Anda yang ingin terbebas dari yang namanya jerawat. Memilih salep jerawat harus sangat teliti. Karena jika salah menggunakan jenis obat jerawat oles justru bisa memperparah dan memperbanyak jerawat yang Anda miliki. Ada banyak jenis kandungan bahan aktif salep jerawat yang bisa digunakan salah satunya adalah Benzoyl Peroxide.

Salep jerawat benzoyl peroxide atau sering di sebut benzoil peroksida ini dapat Anda temukan di apotek, baik dengan atau tanpa resep dokter. Akan tetapi, salep jenis ini yang mewajibkan resep dokter biasanya mengandung dosis obat yang lebih tinggi. Salep jerawat benzoyl peroxide yang dijual bebas umumnya mempunyai kekuatan 2,5 – 10 persen dalam membasmi jerawat.

Benzoil peroksida dikenal ampuh dan manjur

Salep ini bisa digunakan secara tersendiri, tapi bisa juga digabungkan dengan jenis obat jerawat lainya, seperti adapalene, clindamycin serta eritromisin. Cara kerja salep Benzoil peroksida adalah dengan membasmi bakteri penyebab jerawat dan membersihkan sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori. Bagi kebanyakan masyarakat, benzoil peroksida dikenal ampuh dan manjur dalam membasmi jerawat dari yang ringan hingga tingkat sedang.

Pada pemakaian awal, beberapa orang mungkin akan banyak muncul jerawat baru. Tapi Anda jangan khawatir. Hal ini adalah reaksi normal yang disebut purging. Seiring berjalannya waktu, tonjolan-tonjolan jerawat akan berkurang dan akhirnya hilang total. Namun, apabila setelah pemakaian lebih dari 12 minggu jerawat belum sembuh juga, sebaiknya segera pergi dokter.

Efek Samping benzoil peroksida

Pengobatan jerawat dengan krim atau salep dengan kandungan benzoil peroksida membutuhkan waktu sekitar enam minggu lamanya. Pada awal pemakaian salep atau krim benzoyl peroxide, jerawat mungkin akan tumbuh bertambah banyak. Kulit wajah pun juga bisa memerah, terasa perih, kering dan terjadi pengelupasan. Namun, Anda tidak perlu khawatir sebab reaksi tersebut merupakan hal yang normal dan merupakan proses dari pengobatan. Jika Anda mempunyai jenis kulit wajah yang sangat sensitif, Anda bisa mengurangi kulit yang mengelupas dan kering dengan cara menggunakan pelembap di awal lalu menggunakan salep atau krim jerawat benzoil peroksida.

Untuk lebih nyamannya lagi, jangan lupa menggunakan tabir surya setelah mengoleskan salep ini, terutama jika ingin ke luar rumah. Dikarenakan menggunakan obat jerawat yang ada kandungan benzoyl peroxide dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari (UV). Cara penggunaan ketiga lapisan produk tersebut dengan memberi jarak waktu sekitar 10 menit supaya bisa meresap sampai ke dalam kulit secara sempurna.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed