oleh

Apa yang di Maksud Return dalam Bisnis Investasi?

Return dalam Bisnis InvestasiReturn dalam Bisnis Investasi – Dalam hal investasi, dikenal istilah Return. Bagi orang-orang yang masih pemula dalam bidang investasi, mungkin sedikit kebingungan atau asing dengan istilah Return. Return adalah yang dikenal sebagai hasil investasi baik itu penghasilan atau kerugian disebabkan nilai investasi mengalami penurunan pada periode tertentu. Untuk Return sendiri menggunakan satuan persen (%).

Dalam hal investasi, apabila nilai return yang disajikan semakin tinggi, maka penampilan investasi Anda semakin baik. Jika Anda bingung, maka Anda bisa menggunakan rumus (harga sekarang dikurangi harga beli dan dikalikan jumlah unit yang Anda miliki.

2 Jenis Return dalam Bisnis Investasi

Ada dua jenis return pada investasi yang harus Anda ketahui agar nantinya investasi yang Anda jalankan sesuai dengan hitungan. Berikut ini dua jenis return tersebut:

  1. Return Realisasi

Return realisasi adalah pengembalian atau return yang sudah terjadi dimana bisa dijadikan dasar penentu baik itu ekspektasi dan juga risiko yang nantinya akan dialami. Untuk jenis Return Realisasi dapat dihitung didasarkan data pengembalian historisnya.

  1. Return Ekspektasi

Return ekspektasi adalah jenis return atau pengembalian dimana sangat diharapkan akan diperoleh si investor pada masa nantinya. Tetapi perbedaan di antara jenis return ini dibandingkan return yang jenis realisasi terletak di pengembaliannya, dimana return ekspektasi pengembaliannya belum terjadi seperti yang terjadi pada return realisasi.

Risiko Yang Berpengaruh Terhadap Return (Pengembalian)

Dalam dunia investasi ada berbagai risiko yang akan berpengaruh terhadap return atau pengembalian investasi, risiko tersebut adalah sebagai berikut:

  • Risiko dari suku bunganya,
  • Risiko dari pasarnya,
  • Risiko dari inflasinya,
  • Risiko dari bisnisnya,
  • Risiko dari finansialnya,
  • Risiko dari likuiditasnya,
  • Risiko dari nilai tukarnya,
  • Risiko dari negaranya.

Factor-faktor Yang Bisa Berpengaruh Terhadap Return

Ada dua factor yang dapat berpengaruh terhadap return pada investasi, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Turnover yaitu kecepatan dari operating assets yang dapat berputar dalam sebuah periode tertentu.
  2. Profit Margin yaitu ukuran besar keuntungan yang dinyatakan dan bentuk persentasenya dari jumlah penjualan yang bersih.
Manfaat Analisis Dari Return (Pengembalian)

Dalam istilah return atau pengembalian, terdapat beberapa manfaat yang bisa dirasakan, manfaat tersebut adalah sebagai berikut ini:

  • Dengan analisis dari return tersebut, bisa mengukur efisiensi dalam penggunaan modal baik itu bekerja, produksi dan juga pembagian penjualannya,
  • Untuk perusahaan yang sudah memiliki data industry, maka dengan adanya analisis return bisa membandingkan efisiensi penggunaan modalnya terhadap perusahaan tersebut,
  • Bisa mengukur berbagai tindakan yang bisa dilakukan pada bagian atau divisi dengan cara alokasikan semua modal ditambah biaya pada tahap yang berkaitan,
  • Return juga dapat mengukur keuntungan pada produk yang tentunya dihasilkan perusahaan yang sedang Anda kelola,
  • Return juga berfungsi untuk mengontrol dan juga perencanaan ditambah lagi pengambilan putusan pada perusahaan.

Kekurangan Analisis Return dalam Bisnis Investasi

Return adalah pengembalian biaya atau modal pada investasi. Walaupun memiliki banyak keuntungan dan kelebihan, tetap saja terdapat kekurangannya. Kekurangannya seperti sedikit sulit jika membandingkan pengembalian pada perusahaan terhadap perusahaan lainnya. Itu disebabkan perhitungan setiap perusahaan berbeda-beda bahkan metode yang digunakannya pun juga berbeda.

Kelemahan selanjutnya adalah ada pada daya belinya yang merupakan teknik analisa dari return atau pengembalian ini. Sehingga Anda harus lebih berhati-hati pada saat melakukan investasi yang diinginkan tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed